Mengelola Arus Kas Bisnis Properti

March 7, 2009

“Pusing mikir cash flow.”, begitu kalimat rekan-rekan saya yang bekerja di bidang keuangan. Khususnya di bidang bisnis properti yang dikelola dengan modal kecil. Jawabannya sebenarnya sederhana… “Ya, iya lah… lha wong modal dengkul kok ndak mau pusing!”. Hehehe…

Well, saya juga sering pusing menghadapi hal seperti ini. Tapi coba saya uraikan dan berbagi bagaimana mengelola kepusingan cash flow dengan beberapa hal berikut ini :

Enam Bulan Pertama

Enam bulan pertama seharusnya Anda tidak boleh dipusingkan dengan cash flow. Gunakan modal awal dengan sebaik-baiknya. Jika modal Anda tak terbatas, Anda pasti tidak akan pernah pusing dengan cash flow. Tapi kalau modal Anda cekak?

Besaran modal biasanya sudah disepakati dalam perencanaan awal proyek. Nah, jika modal Anda kecil, manfaatkan modal Anda bisa bertahan sampai dengan 6 bulan ke depan.

Teorinya adalah 3 bulan pertama, modal Anda manfaatkan untuk pengurusan perijinan dan pembangunan prasarana awal sampai dengan legalitas proyek selesai serta materi promosi siap.

Kemudian 3 bulan berikutnya Anda menggunakan modal untuk penjualan. Mutlak, dalam jangka wakt 3 bulan masa penjualan, unit Anda harus TERJUAL. Karena Anda akan bermain cash flow atas penjualan di bulan-bulan berikutnya.

Lebih Enak Memikirkan HAK daripada KEWAJIBAN

Agak kontroversi ya? Tapi buat saya, jika Anda memikirkan bagaimana menarik HAK Anda, maka kewajiban Anda pasti akan terselesaikan. Maksud saya adalah bagaimana menarik piutang menjadi dana cash maka kewajiban pembayaran kepada pihak ketiga pasti akan terselesaikan.

Mengelola Hak (baca Piutang; red)

Langkah Pertama

Di sinilah Anda mengelola arus kas yang sebenarnya. Sebelum Anda pusing terlalu berat, siapkan data-data sebagai berikut : data penjualan yang memuat kapling mana saja yang telah booked berikut harga kesepakatan, kemudian gabungkan dengan data piutang yang sudah terbayar dan belum terbayar serta jatuh tempo pembayaran, data berikutnya adalah data progress pembangunan.

Gabungkan semua data berdasarkan urutan kapling atau terserah Anda diurutkan berdasarkan apa. Tapi prinsipnya ini adalah data awal yang akan Anda olah.

Langkah Kedua

Kelompokkan berdasarkan urutan jatuh tempo pembayaran piutang. Dari data ini Anda akan memperoleh sejumlah nilai uang yang dapat Anda tarik pada satu periode waktu tertentu.

Langkah Ketiga

Kelompokkan berdasarkan progress bangunan. Misalnya Kelompok I adalah progress bangunan 100%, Kelompok II adalah progres bangunan lebih dari 80%, dst.

Nah dalam masing-masing kelompok tadi urutkan prosentase penerimaan piutang atau bisa juga Anda urutkan berdasarkan piutang tertinggi. Jika sudah, maka Anda dapat melihat dan menganalisa data, konsumen mana yang pembayarannya kurang dari progres bangunan atau konsumen mana yang piutangnya terbesar yang musti Anda kejar penerimaannnya.

Langkah Keempat

Lihat dalam Kelompok konsumen yang progres bangunan masih 0%. Pilah mengapa masih 0%, apakah uang muka sudah masuk (biasanya developer akan membangun rumah jika uang muka sudah masuk atau KPR sudah disetujui) atau memang ada faktor lain.

Langkah Kelima

Targetkan prosentase pencapaian penarikan piutang dalam masing-masing kelompok. Ingat ada kelompok jatuh tempo bayar, artinya wajib 100% piutang dapat diuangkan.

Prosentase pencapaian penarikan piutang ini bisa berdasarkan rata-rata progres bangunan. Misalkan Kelompok progres bangunan 80%, maka piutang yang dapat ditarik adalah 80%. Ini misal, sebaiknya dihitung lebih detail.

Berbagi tugas

Keterangan di atas adalah bagaimana mengelola piutang. Tapi belumlah selesai. Anda wajib membagi tugas kepada tim proyek Anda bagaimana agar piutang Anda dapat cair.

Peran masing-masing bagian pasti ada. Sebagai contoh, bagian Keuangan bertanggung jawab atas piutang jatuh tempo. Bagian Lapangan bertanggung jawab atas progres bangunan yang di atas 80% dapat menjadi 100% sehingga piutang dapat 100% cair. Bagian Marketing bertanggung jawab mencairkan piutang dari uang muka sehingga unit rumah dapat segera dibangun. Dan tugas serta tanggung jawab lainnya.

Bisa dipahami? Ini adalah konsep sederhana bagaimana mengelola arus kas bisnis properti. Prinsipnya adalah bagaimana caranya menguangkan piutang.

Supaya Anda lebih mudah memahaminya, saya akan berbagi dengan Anda contoh kasus pengelolaan arus kas dalam format excel. Caranya ketik reg spasi…. Bukan, bukan… Klik di sini, isi form feedburner dan kemudian tinggalkan komentar pada bagian bawah posting ini. Maka dalam 3 x 24 jam, file akan terkirim dalam email Anda.

Note : Bagi Reader yang sudah terdaftar, jangan lakukan prosedur di atas. Cukup tinggalkan komentar.

Tags: , , , ,

57 Responses to “Mengelola Arus Kas Bisnis Properti”

  1. valiyandono Says:

    Mas, maaf kalo ga nyambung materine…aku mau nanya tentang konsep dasar arus kas bagi developer yang mengembangkan kondotel. Maturnuwun kalo mau kasih gambaran yang sedikit detil.

    @ valiyandono
    jujur, saya ndak punya pengalaman di kondotel
    tapi prinsip dasar pemisahan pencatatan (posting) itu mutlak
    saya kira prinsip2nya juga sama

  2. Karno Says:

    Pak Aryo, saya tunggu kirimannya.he.he.he

    @ calon property
    semoga sudah masuk

  3. Lucky Kusuma Says:

    Saya tunggu tulisan lainnya.trims

    @ luky kusuma
    ok… tunggu ya….

  4. Aria Says:

    Kok belum ada yg comment yah?

    Kalo modalnya pas emang bikin pusing yah mas? mas aryo pernah nggak mengalami kasus diajak bekerja sama dengan bank untuk membangun perumahan dalam kondisi tidak/belum memiliki badan hukum?(pengembang personal tanpa badan hukum), atau apa mas pernah mendengar kasus seperti itu?

    Kira2 bagaimana proses pencairan dananya jika si pengembang tidak/belum memiliki badan hukum? apakah akan mengalami kesulitan dikemudian hari mas?

    OIA ada nggak sih teori (mungkin teoris empiris aja) dari mas aryo mengenai berapa jumlah maksimal unit rumah yang bisa dibangun dalam 1 hektar lahan/tanah. Misalnya berapa banyak rumah type 45 yang dapat/boleh dibangun didalam lahan seluas 1 Ha.

    @ aria
    kerjasama seperti itu belum. tapi saya pikir pencairannya akan sama. saya pernah ditawari oleh Bank plat AB untuk bekerjasama dalam pembiayaan KPR , prinsipnya sama saja. Ada yang KPR inden dan bisa juga KPR standar (setelah bangunan jadi 100%).

    teori empiris sebenarnya tergantung luas tanah kapling yang akan dibangun. hitungan sederhana saya jika 1 ha (10.000m2) maka 30% untuk fasum (jalan dsbnya), maka lahan komersil tinggal 7000m2. jika 1 kapling 100m2, maka akan ada 70kapling. masalah tipe bangunan sih monggo saja… jika tanah 100m2 bisa dibangun maksimal 50m2 bangunan 1 lantai.

    Oia untuk file pengelolaan arus kasnya saya tunggu yah mas aryo.. udah daftar kok di feedburner n yahoo milis.

    Warm regards n many thanks..

  5. Afri Says:

    Wow… Ini dia yang saya cari-cari. Tolong dikirimin ya mas? Saya memang ada rencana untuk buka kavling kecil-kecilan kerjasama dengan teman bisnis.
    trims

    @ afri
    sudah terkirim
    semoga tidak salah file…
    kalau salah, resend ya

  6. Afri Says:

    Saya minta tukerin link ya, mas?
    trims

    @ afri
    added ya mas

  7. Marlin Says:

    Wah kebeneran nih..!!
    Segera dikirim deh mas contoh2

    @ marlin
    segera mas

  8. kartika Says:

    Hallo Mas Aryok apa kabar? eh iya mas tadi aku baca ada jawaban comment ttg KPR inden.. KPR inden itu apa ya? sepertinya perumahanku pake sistem KPR standar, coz bank baru mau bayar lunas kalo bangunan sudah jadi.. ya lumayan repot juga karena cost terus yang keluar hehehehe ..

    @ kartika
    sebelum oktober 2008, hampir semua bank mempunyai skema KPR inden. tapi sekarang agak selektif. KPR inden itu pencairannya bertahap sesuai progres bangunan, tapi biasanya sertifikat sudah diAJBkan sejak awal. coba deh maen ke bank lagi, tanya detil tentang KPR inden.

  9. aang Says:

    Lha ini dia yang di tunggu2………
    Ga pake lama ahh….
    udah daftar tuh mas feedburnernya….
    Two thumbs up !!

    @ aang
    nunggu apa mas ? hihihi
    sudah ku kirim
    maaf jika terlambat
    lagi muter proyek

  10. Adi M Mauraga Says:

    Tolong dong sy dikirimkan contoh kasus pengelolaan arus kas dalam bentuk excel

    @ adi M mauraga
    udah kan mas?

  11. hatta Says:

    tolong di ajarkan lebih lanjut trims.

    @ hatta
    siap grah

  12. Ali lagi Says:

    emang pusing mas bisnis properti modal dengkul (otak saya di dengkul) tapi kalo gagal resikonya kecil, ngga mungkin kan kehilangan dengkul?

    @ ali lagi
    hihihi

  13. Agung Says:

    Mas Aryo

    Masukin-rahasia-rahasia membeli property tanpa duit donkkkkk

    Trims

    AGung Bismoko

    @ agung
    ya musti pake duit to pak
    hihihi
    thanks… udah ada idenya
    tapi belum dilaksanakan

  14. zaga Says:

    pak aryo saya udah daftar, tinggal menunggu kirimannya,..makasi

    @ zaga
    mohon maaf jika terlambat

  15. Don Says:

    Saya punya tanah 300 m2 maksudnya mau bangun kos2 an.. tapi modal terbatas, gimana strategi cashflownya ya mas.

    Thanks.

    Ditunggu kirimannya mas

  16. Yulian Says:

    Mas Aryo,

    Mungkin mas Aryo punya semacam businnes plan standard untuk properti. Bisa juga dibagikan untuk kita2 pemula.
    Apa saja yang harus tercakup dalam businnes plan tsb. (misal: pembebasan lahan, perijinan, desain, biaya pokok pembangunan, pemasaran, cash flow, etc.)
    Semoga bisa jadi pegangan rencana bisnis.

    Trims berat atas pencerahannya.

    Yulian H.

    @ yulian
    strategi cash flow yang saya maksud bukan seperti yang anda maksudkan
    tapi saran saya adalah gunakan KPR BANGUN. alias tanah diagunkan ke bank, dan bank akan membiayai bangunannya
    prinsipnya sama dengan KPR saja, hanya biasanya jangka waktu pembiayaan hanya 10 tahun.

  17. Devi Daksina Putra Says:

    Jadi semangat nih baca tulisan2 mas Aryo, dari dulu saya pingin nyoba bikin perumahan tapi ga tau caranya pleus ga punya modal tangible ya’ni uang hehe… ditunggu kirimannya mas, makasih sebelumnya:)

    @ devi
    pasti bisa
    mohon maaf ya. terlambat

  18. irvan Says:

    ditunggu emailnya bos

  19. yani Says:

    makasi maasss!!hehe,belom ya??
    makasi sebelumnya maksudnya..;)

  20. andri Says:

    Ikutan daftar nih mas

  21. andri Says:

    Ikutan daftar ni bos

  22. muarrof Says:

    menarik………. pengen terjun, masih mencari investor buat pembelian tanah……. :, kalo buat bangunannya lewat kredit konstruksi ja kan?….

    @ muarrof
    bisa saja
    asal punya lahan dan sudah ada pembelinya
    akan lebih mudah bank menilainya

  23. Danna Says:

    sangat tertarik, mas aryo. ditunggu kirimannya…

    file bisa didownload dengan bergabung di milis Yuk, Bisnis Properti… Lihat linknyadi halaman ini…
    Thanks…

  24. Yudo Says:

    Pak Aryo, mohon dikirimkan file exel pengelolaan arus kas. Saya lagi mau belajar. Feedburner nya sudah saya isi. tks

    Mulai sekarang, file bisa didownload dengan bergabung di milis Yuk, Bisnis Properti… Lihat linknyadi halaman ini…
    Thanks…

  25. Budi S Says:

    Pak Aryo,
    Pencerahan yang sangat menggugah saya untuk beranai memulai bisnis property, Saya tunggu kiriman filenya.
    Salam

    Mulai sekarang, file bisa didownload dengan bergabung di milis Yuk, Bisnis Properti… Lihat linknyadi halaman ini…
    Thanks…

  26. tres Says:

    Konsep yg sederhana dan mumpuni.Tinggal perlu dijabarkan lebih detail dan praktis

    Thanks

  27. dwisutarto Says:

    Mas Aryo, sangat bermanfaat hitungan arus kas tsb.
    Saya tahunya dari buku karangan Robert T. Kiyosaki.
    Sama gak ya dengan R.T. Kiyosaki?
    Sebelumnya Tks atas filenya.

    Dwi di Samarinda

    Sama gak ya ? Belum pernah baca bukunya Kiyosaki… hehehe

  28. dwisutarto Says:

    Tks banget mas Aryo, atas file arus kasnya.
    InsyaAllah bermanfaat buat semua, amieen 2x.

    sama-sama

  29. Maruli Says:

    Idem pak… sama seperti yang di atas… ditunggu ya pak… thx

    Mulai sekarang, file bisa didownload dengan bergabung di milis Yuk, Bisnis Properti… Lihat linknyadi halaman ini…
    Thanks…

  30. alif Says:

    mas ario..
    semoga terus berbagi demi kejayaan negeri, ciptakan the young islamic property enterpreneurship… smoga sukses selalu.. amiiin..

    wass..

    legian2

    SIAP!!!

  31. mus syafran Says:

    Pak Aryo Yth,
    Mohon dikirimkan exel file pengelolaan arus kas properti.
    Saya sedang memulai usaha sbg developer.
    Feedburner sudah saya isi.
    Thanks.

    Mulai sekarang, file bisa didownload dengan bergabung di milis Yuk, Bisnis Properti… Lihat linknyadi halaman ini…
    Thanks…

  32. wahyu Says:

    saya memiliki tanah 1,5 ha statusnya masih girik,Bank mana ya yang bisa memberi pinjaman kredit & menerima sebagai agunan? klo ada yang pernah tolong infonya ya, oh ya mas aryo saya sudah daftar di feedburner, ditunggu kiriman filenya ya mas aryo..thx

  33. pipin Says:

    akhirnya ketemu juga yang kucari…..
    semoga ilmunya mas bermanfaat untuk umat.amin
    ane tunggu ya kirimannya…syukron

    Mulai sekarang, file bisa didownload dengan bergabung di milis Yuk, Bisnis Properti… Lihat linknyadi halaman ini…
    Thanks…

  34. bayuseta Says:

    pnasaran dengan cash flow nya,….saya tunggu kang!

    Mulai sekarang, file bisa didownload dengan bergabung di milis Yuk, Bisnis Properti… Lihat linknyadi halaman ini…
    Thanks…

  35. agus Says:

    wah ini yangsaya tunggu mas
    pusing juga ngurus cashflow

    Mulai sekarang, file bisa didownload dengan bergabung di milis Yuk, Bisnis Properti… Lihat linknyadi halaman ini…
    Thanks…

  36. Endang R Says:

    Mohon dikirim contoh kasus pengelolaan arus kas

    Mulai sekarang, file bisa didownload dengan bergabung di milis Yuk, Bisnis Properti… Lihat linknya di halaman ini…
    Thanks…

  37. mario Says:

    tahanks buat filenya
    berguna banget

    sama-sama semoga bermanfaat


  38. wah makasih bagus banget artikelnya.. ;) wink

    thanks a lot

  39. Eka Says:

    Trims Mas! Moga menjadikan saya semakin semangat mengawali dan menjalani Bisnis ini…

    SUKSES SELALU… ;)

    SUKSES SELALU JUGA BUAT ANDA

  40. bagus BAE Says:

    pak terima ksih info2nya..sy tunggu contoh filenya..

    waduh. diunduh aja di milist

  41. bagus BAE Says:

    pak terima ksih info2nya..sy tunggu contoh filenya..
    tks bnyk..

  42. ludi Says:

    maz.. mnurut maz siapa yg harus menjadi ‘watch dog’ cash flow perumahan? investor, land owner, atau konsultan ? dtunggu kiriman nya nh..tq

    semuanya musti jadi watch dog

  43. lian Says:

    Infonya sangat bermanfaat untuk para pengembang pemula, terimakasih ya

    sama-sama

  44. sigit Says:

    Assalamu’alaikum Mas Aryo, saya mau donk contoh kasus pengelolaan arus kas dalam format excel, saya mau belajar. Semua postingan Mas Aryo sangat bermanfaat, saya jadi termotivasi nih. Suwon nggih Mas.


    haduh… donlod sendiri di milist ya…

  45. Aris Says:

    nuwun sewu loh mas aku dah join di group milistnya dah request di feed burnerny tapi belum dapet gmn ya mas?? terus klo donlot dari milist gmn ya mas?? saya baru akan mendalami dunia properti jadi saya liat postingan mas sangat bagus dan membantu please sent it to me and how download from milist


    ada di link FILE dalam milist…
    http://finance.groups.yahoo.com/group/yukbisnisproperti/files/

  46. ludi Says:

    maz aryo..
    udah lama nih sy mnunggu2 (di bukit manoreh.. )
    format exel conth arus kas nya..
    pleeeease.. kan kutunggu janda mu !
    tq.


    ke sini aja… diunduh sendiri
    http://finance.groups.yahoo.com/group/yukbisnisproperti/files/

  47. Yonsi Says:

    Trimakasih atas infonya saya lagi mencoba bisnis pengembang properti dan saya mengharapkan file excelnya mudah-mudahan bisa membantu saya dalam menjalankan usaha yang saya jalani ini.

    donlod sendiri ya di milist
    ke sini aja… diunduh sendiri
    http://finance.groups.yahoo.com/group/yukbisnisproperti/files/

  48. shadeq Says:

    terima kasih untuk artikelnya mas..

    sama2 mas

  49. Harry Says:

    Terimakasih banyak mas, sangat membantu kita yang masih berniat kecil-kecilan.

    semoga bermanfaat

  50. Djemy Says:

    Pak Aryo, cepat atau lambat saya doakan Anda jadi pengembang dan investor properti besar.

    amin 99x.. doanya ya pak

  51. adi Says:

    Tolong dong sy dikirimkan contoh kasus pengelolaan arus kas dalam bentuk excel

    ke sini aja… diunduh sendiri
    http://finance.groups.yahoo.com/group/yukbisnisproperti/files/

  52. M.YUNUS DJAYA Says:

    terima kasih ,mohan disertakan contoh dlm bentuk exel

    ke sini aja… diunduh sendiri
    http://finance.groups.yahoo.com/group/yukbisnisproperti/files/

  53. rakka Says:

    saya sedang butuh banget masukan ini… makasih banget mas dah mau berbagi… saya yakin manfaat luar biasa yang mas berikan kan berbalik 100% menjadi manfaat buat Mas Aryo…
    Thanks yaa… saya tunggu kirimannya

    diunduh sendiri ya….
    http://finance.groups.yahoo.com/group/yukbisnisproperti/files/

  54. wawan Says:

    FYI

    http://spiritualpreneurship.com/?id=budidl

    Insya Allah bermanfaat bagi kita semua
    Salam

  55. Deden Nur Hidayat Says:

    Saya sangat berterimakasih sama mas Aryo. tulisannya bener2 Hebring. Ternyata ada juga yang masih bisa berbagai dengan sesama. Trims Ma Aryo

    sama2 mas…. mari berbagi dan berkembang bersama

  56. toriq Says:

    akhirnya ketemu juga blog yang jelasin secara gamblang soal properti. Salam dari developer kecil di Depok sawangan http://www.puridepokmas.com

    Ditunggu kirimannya:)

    ikutan milist… download di milist saja

  57. mutqin Says:

    cukup menarik apa yang saudara kemukakan.
    tulisan tulisan anda layak dipublikasikandalam sebuah buku
    MENJADI PENGUSAHA PROPERTI
    saya tunggu semua ide idenya.
    kalau berkenan tolong email konsep anda.

    mutqin


Leave a Reply