“Pusing mikir cash flow.”, begitu kalimat rekan-rekan saya yang bekerja di bidang keuangan. Khususnya di bidang bisnis properti yang dikelola dengan modal kecil. Jawabannya sebenarnya sederhana… “Ya, iya lah… lha wong modal dengkul kok ndak mau pusing!”. Hehehe…
Well, saya juga sering pusing menghadapi hal seperti ini. Tapi coba saya uraikan dan berbagi bagaimana mengelola kepusingan cash flow dengan beberapa hal berikut ini :
Enam Bulan Pertama
Enam bulan pertama seharusnya Anda tidak boleh dipusingkan dengan cash flow. Gunakan modal awal dengan sebaik-baiknya. Jika modal Anda tak terbatas, Anda pasti tidak akan pernah pusing dengan cash flow. Tapi kalau modal Anda cekak?
Besaran modal biasanya sudah disepakati dalam perencanaan awal proyek. Nah, jika modal Anda kecil, manfaatkan modal Anda bisa bertahan sampai dengan 6 bulan ke depan.
Teorinya adalah 3 bulan pertama, modal Anda manfaatkan untuk pengurusan perijinan dan pembangunan prasarana awal sampai dengan legalitas proyek selesai serta materi promosi siap.
Kemudian 3 bulan berikutnya Anda menggunakan modal untuk penjualan. Mutlak, dalam jangka wakt 3 bulan masa penjualan, unit Anda harus TERJUAL. Karena Anda akan bermain cash flow atas penjualan di bulan-bulan berikutnya.
Lebih Enak Memikirkan HAK daripada KEWAJIBAN
Agak kontroversi ya? Tapi buat saya, jika Anda memikirkan bagaimana menarik HAK Anda, maka kewajiban Anda pasti akan terselesaikan. Maksud saya adalah bagaimana menarik piutang menjadi dana cash maka kewajiban pembayaran kepada pihak ketiga pasti akan terselesaikan.
Mengelola Hak (baca Piutang; red)
Langkah Pertama
Di sinilah Anda mengelola arus kas yang sebenarnya. Sebelum Anda pusing terlalu berat, siapkan data-data sebagai berikut : data penjualan yang memuat kapling mana saja yang telah booked berikut harga kesepakatan, kemudian gabungkan dengan data piutang yang sudah terbayar dan belum terbayar serta jatuh tempo pembayaran, data berikutnya adalah data progress pembangunan.
Gabungkan semua data berdasarkan urutan kapling atau terserah Anda diurutkan berdasarkan apa. Tapi prinsipnya ini adalah data awal yang akan Anda olah.
Langkah Kedua
Kelompokkan berdasarkan urutan jatuh tempo pembayaran piutang. Dari data ini Anda akan memperoleh sejumlah nilai uang yang dapat Anda tarik pada satu periode waktu tertentu.
Langkah Ketiga
Kelompokkan berdasarkan progress bangunan. Misalnya Kelompok I adalah progress bangunan 100%, Kelompok II adalah progres bangunan lebih dari 80%, dst.
Nah dalam masing-masing kelompok tadi urutkan prosentase penerimaan piutang atau bisa juga Anda urutkan berdasarkan piutang tertinggi. Jika sudah, maka Anda dapat melihat dan menganalisa data, konsumen mana yang pembayarannya kurang dari progres bangunan atau konsumen mana yang piutangnya terbesar yang musti Anda kejar penerimaannnya.
Langkah Keempat
Lihat dalam Kelompok konsumen yang progres bangunan masih 0%. Pilah mengapa masih 0%, apakah uang muka sudah masuk (biasanya developer akan membangun rumah jika uang muka sudah masuk atau KPR sudah disetujui) atau memang ada faktor lain.
Langkah Kelima
Targetkan prosentase pencapaian penarikan piutang dalam masing-masing kelompok. Ingat ada kelompok jatuh tempo bayar, artinya wajib 100% piutang dapat diuangkan.
Prosentase pencapaian penarikan piutang ini bisa berdasarkan rata-rata progres bangunan. Misalkan Kelompok progres bangunan 80%, maka piutang yang dapat ditarik adalah 80%. Ini misal, sebaiknya dihitung lebih detail.
Berbagi tugas
Keterangan di atas adalah bagaimana mengelola piutang. Tapi belumlah selesai. Anda wajib membagi tugas kepada tim proyek Anda bagaimana agar piutang Anda dapat cair.
Peran masing-masing bagian pasti ada. Sebagai contoh, bagian Keuangan bertanggung jawab atas piutang jatuh tempo. Bagian Lapangan bertanggung jawab atas progres bangunan yang di atas 80% dapat menjadi 100% sehingga piutang dapat 100% cair. Bagian Marketing bertanggung jawab mencairkan piutang dari uang muka sehingga unit rumah dapat segera dibangun. Dan tugas serta tanggung jawab lainnya.
Bisa dipahami? Ini adalah konsep sederhana bagaimana mengelola arus kas bisnis properti. Prinsipnya adalah bagaimana caranya menguangkan piutang.
Supaya Anda lebih mudah memahaminya, saya akan berbagi dengan Anda contoh kasus pengelolaan arus kas dalam format excel. Caranya ketik reg spasi…. Bukan, bukan… Klik di sini, isi form feedburner dan kemudian tinggalkan komentar pada bagian bawah posting ini. Maka dalam 3 x 24 jam, file akan terkirim dalam email Anda.
Note : Bagi Reader yang sudah terdaftar, jangan lakukan prosedur di atas. Cukup tinggalkan komentar.
Tags: Business, Finance, Management, Property, Real Estate



March 7, 2009 at 10:44 pm
Mas, maaf kalo ga nyambung materine…aku mau nanya tentang konsep dasar arus kas bagi developer yang mengembangkan kondotel. Maturnuwun kalo mau kasih gambaran yang sedikit detil.
@ valiyandono
jujur, saya ndak punya pengalaman di kondotel
tapi prinsip dasar pemisahan pencatatan (posting) itu mutlak
saya kira prinsip2nya juga sama
March 8, 2009 at 2:00 am
Pak Aryo, saya tunggu kirimannya.he.he.he
@ calon property
semoga sudah masuk
March 8, 2009 at 9:34 am
Saya tunggu tulisan lainnya.trims
@ luky kusuma
ok… tunggu ya….
March 9, 2009 at 12:36 am
Kok belum ada yg comment yah?
Kalo modalnya pas emang bikin pusing yah mas? mas aryo pernah nggak mengalami kasus diajak bekerja sama dengan bank untuk membangun perumahan dalam kondisi tidak/belum memiliki badan hukum?(pengembang personal tanpa badan hukum), atau apa mas pernah mendengar kasus seperti itu?
Kira2 bagaimana proses pencairan dananya jika si pengembang tidak/belum memiliki badan hukum? apakah akan mengalami kesulitan dikemudian hari mas?
OIA ada nggak sih teori (mungkin teoris empiris aja) dari mas aryo mengenai berapa jumlah maksimal unit rumah yang bisa dibangun dalam 1 hektar lahan/tanah. Misalnya berapa banyak rumah type 45 yang dapat/boleh dibangun didalam lahan seluas 1 Ha.
@ aria
kerjasama seperti itu belum. tapi saya pikir pencairannya akan sama. saya pernah ditawari oleh Bank plat AB untuk bekerjasama dalam pembiayaan KPR , prinsipnya sama saja. Ada yang KPR inden dan bisa juga KPR standar (setelah bangunan jadi 100%).
teori empiris sebenarnya tergantung luas tanah kapling yang akan dibangun. hitungan sederhana saya jika 1 ha (10.000m2) maka 30% untuk fasum (jalan dsbnya), maka lahan komersil tinggal 7000m2. jika 1 kapling 100m2, maka akan ada 70kapling. masalah tipe bangunan sih monggo saja… jika tanah 100m2 bisa dibangun maksimal 50m2 bangunan 1 lantai.
Oia untuk file pengelolaan arus kasnya saya tunggu yah mas aryo.. udah daftar kok di feedburner n yahoo milis.
Warm regards n many thanks..
March 9, 2009 at 6:07 am
Wow… Ini dia yang saya cari-cari. Tolong dikirimin ya mas? Saya memang ada rencana untuk buka kavling kecil-kecilan kerjasama dengan teman bisnis.
trims
@ afri
sudah terkirim
semoga tidak salah file…
kalau salah, resend ya
March 9, 2009 at 6:11 am
Saya minta tukerin link ya, mas?
trims
@ afri
added ya mas
March 10, 2009 at 1:01 am
Wah kebeneran nih..!!
Segera dikirim deh mas contoh2
@ marlin
segera mas
March 10, 2009 at 6:07 am
Hallo Mas Aryok apa kabar? eh iya mas tadi aku baca ada jawaban comment ttg KPR inden.. KPR inden itu apa ya? sepertinya perumahanku pake sistem KPR standar, coz bank baru mau bayar lunas kalo bangunan sudah jadi.. ya lumayan repot juga karena cost terus yang keluar hehehehe ..
@ kartika
sebelum oktober 2008, hampir semua bank mempunyai skema KPR inden. tapi sekarang agak selektif. KPR inden itu pencairannya bertahap sesuai progres bangunan, tapi biasanya sertifikat sudah diAJBkan sejak awal. coba deh maen ke bank lagi, tanya detil tentang KPR inden.
March 12, 2009 at 7:22 am
Lha ini dia yang di tunggu2………
Ga pake lama ahh….
udah daftar tuh mas feedburnernya….
Two thumbs up !!
@ aang
nunggu apa mas ? hihihi
sudah ku kirim
maaf jika terlambat
lagi muter proyek
March 14, 2009 at 7:19 am
Tolong dong sy dikirimkan contoh kasus pengelolaan arus kas dalam bentuk excel
@ adi M mauraga
udah kan mas?
March 16, 2009 at 6:26 am
tolong di ajarkan lebih lanjut trims.
@ hatta
siap grah
March 17, 2009 at 5:31 pm
emang pusing mas bisnis properti modal dengkul (otak saya di dengkul) tapi kalo gagal resikonya kecil, ngga mungkin kan kehilangan dengkul?
@ ali lagi
hihihi
March 21, 2009 at 4:09 pm
Mas Aryo
Masukin-rahasia-rahasia membeli property tanpa duit donkkkkk
Trims
AGung Bismoko
@ agung
ya musti pake duit to pak
hihihi
thanks… udah ada idenya
tapi belum dilaksanakan
March 26, 2009 at 5:36 am
pak aryo saya udah daftar, tinggal menunggu kirimannya,..makasi
@ zaga
mohon maaf jika terlambat
April 1, 2009 at 4:45 pm
Saya punya tanah 300 m2 maksudnya mau bangun kos2 an.. tapi modal terbatas, gimana strategi cashflownya ya mas.
Thanks.
Ditunggu kirimannya mas
April 4, 2009 at 12:58 am
Mas Aryo,
Mungkin mas Aryo punya semacam businnes plan standard untuk properti. Bisa juga dibagikan untuk kita2 pemula.
Apa saja yang harus tercakup dalam businnes plan tsb. (misal: pembebasan lahan, perijinan, desain, biaya pokok pembangunan, pemasaran, cash flow, etc.)
Semoga bisa jadi pegangan rencana bisnis.
Trims berat atas pencerahannya.
Yulian H.
@ yulian
strategi cash flow yang saya maksud bukan seperti yang anda maksudkan
tapi saran saya adalah gunakan KPR BANGUN. alias tanah diagunkan ke bank, dan bank akan membiayai bangunannya
prinsipnya sama dengan KPR saja, hanya biasanya jangka waktu pembiayaan hanya 10 tahun.
April 7, 2009 at 2:14 am
Jadi semangat nih baca tulisan2 mas Aryo, dari dulu saya pingin nyoba bikin perumahan tapi ga tau caranya pleus ga punya modal tangible ya’ni uang hehe… ditunggu kirimannya mas, makasih sebelumnya:)
@ devi
pasti bisa
mohon maaf ya. terlambat
April 16, 2009 at 4:25 am
ditunggu emailnya bos
April 19, 2009 at 3:51 pm
makasi maasss!!hehe,belom ya??
makasi sebelumnya maksudnya..;)
April 20, 2009 at 5:45 pm
Ikutan daftar nih mas
April 20, 2009 at 5:47 pm
Ikutan daftar ni bos
April 24, 2009 at 10:37 pm
menarik………. pengen terjun, masih mencari investor buat pembelian tanah……. :, kalo buat bangunannya lewat kredit konstruksi ja kan?….
@ muarrof
bisa saja
asal punya lahan dan sudah ada pembelinya
akan lebih mudah bank menilainya
April 30, 2009 at 2:30 pm
sangat tertarik, mas aryo. ditunggu kirimannya…
file bisa didownload dengan bergabung di milis Yuk, Bisnis Properti… Lihat linknyadi halaman ini…
Thanks…
May 1, 2009 at 1:39 am
Pak Aryo, mohon dikirimkan file exel pengelolaan arus kas. Saya lagi mau belajar. Feedburner nya sudah saya isi. tks
Mulai sekarang, file bisa didownload dengan bergabung di milis Yuk, Bisnis Properti… Lihat linknyadi halaman ini…
Thanks…
May 4, 2009 at 2:38 am
Pak Aryo,
Pencerahan yang sangat menggugah saya untuk beranai memulai bisnis property, Saya tunggu kiriman filenya.
Salam
Mulai sekarang, file bisa didownload dengan bergabung di milis Yuk, Bisnis Properti… Lihat linknyadi halaman ini…
Thanks…
May 5, 2009 at 3:05 pm
Konsep yg sederhana dan mumpuni.Tinggal perlu dijabarkan lebih detail dan praktis
Thanks
May 5, 2009 at 5:19 pm
Mas Aryo, sangat bermanfaat hitungan arus kas tsb.
Saya tahunya dari buku karangan Robert T. Kiyosaki.
Sama gak ya dengan R.T. Kiyosaki?
Sebelumnya Tks atas filenya.
Dwi di Samarinda
Sama gak ya ? Belum pernah baca bukunya Kiyosaki… hehehe
May 5, 2009 at 5:21 pm
Tks banget mas Aryo, atas file arus kasnya.
InsyaAllah bermanfaat buat semua, amieen 2x.
sama-sama
May 8, 2009 at 11:15 pm
Idem pak… sama seperti yang di atas… ditunggu ya pak… thx
Mulai sekarang, file bisa didownload dengan bergabung di milis Yuk, Bisnis Properti… Lihat linknyadi halaman ini…
Thanks…
May 8, 2009 at 11:51 pm
mas ario..
semoga terus berbagi demi kejayaan negeri, ciptakan the young islamic property enterpreneurship… smoga sukses selalu.. amiiin..
wass..
legian2
SIAP!!!
May 11, 2009 at 7:31 am
Pak Aryo Yth,
Mohon dikirimkan exel file pengelolaan arus kas properti.
Saya sedang memulai usaha sbg developer.
Feedburner sudah saya isi.
Thanks.
Mulai sekarang, file bisa didownload dengan bergabung di milis Yuk, Bisnis Properti… Lihat linknyadi halaman ini…
Thanks…
May 13, 2009 at 10:15 am
saya memiliki tanah 1,5 ha statusnya masih girik,Bank mana ya yang bisa memberi pinjaman kredit & menerima sebagai agunan? klo ada yang pernah tolong infonya ya, oh ya mas aryo saya sudah daftar di feedburner, ditunggu kiriman filenya ya mas aryo..thx
May 16, 2009 at 9:15 am
akhirnya ketemu juga yang kucari…..
semoga ilmunya mas bermanfaat untuk umat.amin
ane tunggu ya kirimannya…syukron
Mulai sekarang, file bisa didownload dengan bergabung di milis Yuk, Bisnis Properti… Lihat linknyadi halaman ini…
Thanks…
May 30, 2009 at 2:11 pm
pnasaran dengan cash flow nya,….saya tunggu kang!
Mulai sekarang, file bisa didownload dengan bergabung di milis Yuk, Bisnis Properti… Lihat linknyadi halaman ini…
Thanks…
June 3, 2009 at 9:05 am
wah ini yangsaya tunggu mas
pusing juga ngurus cashflow
Mulai sekarang, file bisa didownload dengan bergabung di milis Yuk, Bisnis Properti… Lihat linknyadi halaman ini…
Thanks…
June 6, 2009 at 9:08 am
Mohon dikirim contoh kasus pengelolaan arus kas
Mulai sekarang, file bisa didownload dengan bergabung di milis Yuk, Bisnis Properti… Lihat linknya di halaman ini…
Thanks…
June 13, 2009 at 8:41 am
tahanks buat filenya
berguna banget
sama-sama semoga bermanfaat
June 26, 2009 at 8:54 am
wah makasih bagus banget artikelnya..
wink
thanks a lot
June 29, 2009 at 3:05 am
Trims Mas! Moga menjadikan saya semakin semangat mengawali dan menjalani Bisnis ini…
SUKSES SELALU…
SUKSES SELALU JUGA BUAT ANDA
July 6, 2009 at 4:46 pm
pak terima ksih info2nya..sy tunggu contoh filenya..
waduh. diunduh aja di milist
July 6, 2009 at 4:48 pm
pak terima ksih info2nya..sy tunggu contoh filenya..
tks bnyk..
July 12, 2009 at 4:35 am
maz.. mnurut maz siapa yg harus menjadi ‘watch dog’ cash flow perumahan? investor, land owner, atau konsultan ? dtunggu kiriman nya nh..tq
semuanya musti jadi watch dog
July 15, 2009 at 3:06 am
Infonya sangat bermanfaat untuk para pengembang pemula, terimakasih ya
sama-sama
August 4, 2009 at 5:50 am
Assalamu’alaikum Mas Aryo, saya mau donk contoh kasus pengelolaan arus kas dalam format excel, saya mau belajar. Semua postingan Mas Aryo sangat bermanfaat, saya jadi termotivasi nih. Suwon nggih Mas.
haduh… donlod sendiri di milist ya…
August 14, 2009 at 4:19 am
nuwun sewu loh mas aku dah join di group milistnya dah request di feed burnerny tapi belum dapet gmn ya mas?? terus klo donlot dari milist gmn ya mas?? saya baru akan mendalami dunia properti jadi saya liat postingan mas sangat bagus dan membantu please sent it to me and how download from milist
ada di link FILE dalam milist…
http://finance.groups.yahoo.com/group/yukbisnisproperti/files/
August 20, 2009 at 1:55 am
maz aryo..
udah lama nih sy mnunggu2 (di bukit manoreh.. )
format exel conth arus kas nya..
pleeeease.. kan kutunggu janda mu !
tq.
ke sini aja… diunduh sendiri
http://finance.groups.yahoo.com/group/yukbisnisproperti/files/
August 29, 2009 at 10:38 am
Trimakasih atas infonya saya lagi mencoba bisnis pengembang properti dan saya mengharapkan file excelnya mudah-mudahan bisa membantu saya dalam menjalankan usaha yang saya jalani ini.
donlod sendiri ya di milist
ke sini aja… diunduh sendiri
http://finance.groups.yahoo.com/group/yukbisnisproperti/files/
August 31, 2009 at 10:32 pm
terima kasih untuk artikelnya mas..
sama2 mas
September 2, 2009 at 8:25 am
Terimakasih banyak mas, sangat membantu kita yang masih berniat kecil-kecilan.
semoga bermanfaat
September 6, 2009 at 6:12 am
Pak Aryo, cepat atau lambat saya doakan Anda jadi pengembang dan investor properti besar.
amin 99x.. doanya ya pak
September 29, 2009 at 5:44 am
Tolong dong sy dikirimkan contoh kasus pengelolaan arus kas dalam bentuk excel
ke sini aja… diunduh sendiri
http://finance.groups.yahoo.com/group/yukbisnisproperti/files/
October 2, 2009 at 12:50 pm
terima kasih ,mohan disertakan contoh dlm bentuk exel
ke sini aja… diunduh sendiri
http://finance.groups.yahoo.com/group/yukbisnisproperti/files/
October 8, 2009 at 3:47 am
saya sedang butuh banget masukan ini… makasih banget mas dah mau berbagi… saya yakin manfaat luar biasa yang mas berikan kan berbalik 100% menjadi manfaat buat Mas Aryo…
Thanks yaa… saya tunggu kirimannya
diunduh sendiri ya….
http://finance.groups.yahoo.com/group/yukbisnisproperti/files/
October 21, 2009 at 1:11 pm
FYI
http://spiritualpreneurship.com/?id=budidl
Insya Allah bermanfaat bagi kita semua
Salam
October 26, 2009 at 6:07 pm
Saya sangat berterimakasih sama mas Aryo. tulisannya bener2 Hebring. Ternyata ada juga yang masih bisa berbagai dengan sesama. Trims Ma Aryo
sama2 mas…. mari berbagi dan berkembang bersama
October 29, 2009 at 9:37 am
akhirnya ketemu juga blog yang jelasin secara gamblang soal properti. Salam dari developer kecil di Depok sawangan http://www.puridepokmas.com
Ditunggu kirimannya:)
ikutan milist… download di milist saja
October 30, 2009 at 6:22 am
cukup menarik apa yang saudara kemukakan.
tulisan tulisan anda layak dipublikasikandalam sebuah buku
MENJADI PENGUSAHA PROPERTI
saya tunggu semua ide idenya.
kalau berkenan tolong email konsep anda.
mutqin