Strategi mengembangkan lokasi untuk dikembangkan menjadi perumahan, setahu saya belum pernah ada buku panduannya. Bahkan tidak akan pernah anda jumpai dalam buku-buku kuliah! Kalaupun ada, tolong kasih tahu saya.
Nah berikut ini beberapa strategi bodoh yang biasa kami lakukan dalam rencana bisnis properti dengan melakukan survei-survei bodoh tertentu dan menetapkan dasar awal segmentasi pasar properti yang akan kita bidik.
Strategi ini di luar dari strategi promosi, perencanaan dan keuangan dan strategi bisnis lainnya yang dapat Anda baca pada bagian lain dari blog ini atau Anda tunggu sampai saya tulis… hehehe…
Strategi inipun bukan strategi yang mutlak dapat Anda gunakan. Alangkah akan lebih baik jika Anda memiliki strategi-strategi lainnya – yang mungkin sama bodohnya – dan menggabungkan serta menyempurnakan strategi ini. Setidaknya, mari berbagi dan saling belajar…
Strategi Bodoh Satu; Melihat banyaknya bank
Banyaknya bank yang ada di kota tujuan, mudahnya adalah bergeraknya perekonomian di kota tersebut. Representasi dari aktifitas perekonomian dan bisnis yang ada. Lagipula Anda sebagai pengembang lebih mudah memilah dan memilih bank untuk menjadi pemberi KPR dalam proyek perumahan Anda bukan ? Asal bukan bank plecit ya…
Strategi Bodoh Dua; Melihat banyaknya pasar
Pengertian pasar di sini adalah tempat bertemunya penjual dan pembeli. Jadi terspesifikasi hanya pasar tradisional saja. Bisa saja mall, ruko atau perkantoran bahkan perguruan tinggi. Ingat teori pendapatan perkapita ? Salah satu pendorong tingginya pendapatan perkapita adalah sisi konsumsi! Berarti banyaknya pasar artinya banyaknya potensi konsumsi! Dan potensi konsumsi ini dapat Anda alihkan menjadi potensi investasi di properti alias perumahan yang akan Anda buka PASTI akan laku!
Strategi Bodoh Ketiga; Melihat berapa banyak pemain properti
Melihat banyaknya pemain properti bukan sekedar melakukan pengamatan. Tetapi juga memetakan titik lokasinya. Caranya gampang. Beli saja peta kota dimaksud dan tandai dengan spidol atau alat tulis lainnya. Eitt tidak berhenti di sini, survey harganya, tipe rumah yang dibangun, spesifikasi bangunan, fasilitas perumahan, bahkan kalau perlu nama notaris yang digunakan. Ehm bodoh saja, jika Anda memang akan mengembangkan perumahan di kota tersebut, paling tidak notaris yang akan Anda tunjuk adalah notaris yang memang sudah terbiasa dengan jual beli rumah di perumahan.
Nah, data yang Anda peroleh bisa menjadi dasar untuk menentukan segmentasi pasar dan strategi bisnis lainnya yang akan Anda garap!
Strategi Bodoh Keempat; Tak perlu kreatifitas tinggi
Strategi bodoh keempat coba saya jelaskan seperti ini:
Andaikan lokasi Anda lebih dekat dengan pusat kota dengan kompetitor dan kompetitor menjual produknya misalkan 150 juta, secara bodoh saja, jika Anda jual produk Anda SAMA DENGAN kompetitor, tipe rumah sama, spesifikasi bangunan sama, pun dengan fasilitas yang sama, pertanyaannya adalah apakah produk Anda akan laku terjual? Pasti laku!
Andaikan lokasi Anda lebih jauh dengan pusat kota dibanding dengan kompetitor dan kompetitor menjual produknya misalkan 150juta, secara bodoh saja, jika jual produk Anda LEBIH MURAH 10% dari kompetitor, tipe rumah sama, spesifikasi bangunan sama, pun dengan fasilitas yang sama, pertanyaannya adalah apakah produk kita akan laku terjual? Pasti laku!
Maksudnya adalah Anda tinggal pilih pengembang mana di kota tersebut yang memiliki lokasi yang bagus dan laku keras. Dekati lokasinya, harganya, spesifikasinya, tipenya, dengan justifikasi tertentu dan yakin bahwa Anda akan menang.
Jadi, Anda sudah memilih lokasi? Kasih tau saya ya….
Tags: Bisnis, Business, Properti, Property, Real Estate, Strategi, Strategy


December 10, 2008 at 10:55 am
memang strategi yang bodoh!
mungkin bukan bodoh mas, tapi sederhana.
salut mas atas pembelajarannya
nice blog!
@ sekedar lelaki
thanks
December 10, 2008 at 9:14 pm
Terima kasih tips dan triknya.. Mas..
Bagus sekali.. Itu bukan bodoh akan tetapi amat baik sekali…
Salam
Sutrisno
http://trisnowlaharwetan.net
@ sutrino
thanks sudah mampir.
maksud saya, sebenarnya hanya dengan pola yang sederhana
kita bisa mangambil kesimpulan dan keyakinan apakah proyek di jalankan atau tidak.
December 11, 2008 at 4:13 am
emang ada yang lebih bodoh lg Mas
@ bpk nay
ya entah lah…
mau nambahin ?
hihihi
December 11, 2008 at 7:09 am
Menarik………
Maksud saya, bisnis property itu mudahhh.
Pengembangan bisnis property sangat dinamis dan bisa dikelola secara industri.
Potensi daerah, karakter budaya, dan pertumbuhan ekonomi dapat bersinergi, membuat pertumbuhan bisnia property menjadi sangat menarik untuk dicermati.
Ayoooo berbisnis property!!!
@ alan
hehehe mr. alan si pembaca setia.
thanks boss
December 11, 2008 at 11:56 am
Mas YTH..
menarik sekali ulasan yang sederhana ini,
apakah sesederhana ini???kalo di daerah saya di Sidoarjo memang banyak pengembang, tetapi yang bangkrut banyak, developer yang menipu juga ga kalah banyak, peminat beli rumah banyak.Yang untung bisa diliat kalo developernya terkenal (bertanggung jawab).
pertanyaan saya ke mas adalah.
1. bagaimana memberikan kepercayaan kepada pembeli, apabila kita developer yang baru lahir.
2. kalo saya beli tanah yang murah, bagaimana cara menghitung membangun perumahana lengkap dengan infrastrukturnya? Apa ada syarat2 tertentu dari pemerintah setempat tentang lebar jalan DLL ayng menyangkut hal teknis.
3. kalo rugi…mati dong kita dikejar orang (padahal duit pinjam sama orang…
mohon pencerahan mas…
@ herru
1. sbenarnya mudah saja. buktikan saja legalitas usaha, legalitas proyek, legalitas kapling. dan buktikan bahwa bank bersedia membiayai.
2. jelas ada perhitungannya dan jelas ada syarat2 dari pemerintah.
3. namanya usaha, mungkin ada ruginya. hanya saja tingkat resikonya berbeda.
semoga membantu….
December 12, 2008 at 6:23 am
Mas nya ini Bisnis Properti jg?
@ dwikie
insya Allah tetap setia dengan dunia properti
December 12, 2008 at 7:06 am
Woow..keren abis boss…strategi bodoh anda sama dengan pengalaman pribadi kami…Sukses untuk Semua..thx
@ rofi rahadian
sukses juga buat anda semuanya
December 12, 2008 at 3:31 pm
Dasar…pura-pura bodoh…
Saya yang pura – pura pinter aja mengakui…
Top mbaaahhhh….!!!!
@ nanang
besok2 lagi mau bikin judul… Tukang Properti yang Sok Pinter…
silahkan usul, materinya apa ya ?
hihihi
December 13, 2008 at 2:54 am
wah bagus banget tuh ms, saya jadi lebih termotipasi untuk segera terjun kedunia ms.
sebab sekarang ni saya belum cukup punya keberanian n modal.
mohon bimbingannya
@ ananto
ta tunggu kiprahnya
December 15, 2008 at 3:53 am
Menarik banget mas, thanks atas pencerahannya…
@azto
sama-sama mas
December 16, 2008 at 7:18 am
Boss..bisakah kita jalin kerjasama konstruksi ? silahkan lihat dulu blog kami di http://apsindo.multiply.com
Kami ada di Probolinggo-Jawa Timur (Dekat Gunung Bromo)..thx
@rofi
segera meluncur
December 16, 2008 at 6:06 pm
Nice truly story boss hehehe…
Doakan ya,saya yang bodoh ini juga sedang coba praktekin strategi bodoh di atas..
Btw, bodoh juga ya kalo nggak action! upss..
@henwy
selamat menjadi bodoh kalo gak berani action
December 25, 2008 at 4:30 pm
Yang Saya tahu dalam bisnis Property menurut Donald Trump 1.Lokasi.2.Lokasi.3.Lokasi setelah itu Kualitas Harga relatif saja karena end user sekarang sudah kritis pada kualitas bukan harga terutama dikota besar.Itu Pengalaman saya diSidoarjo dan Surabaya selama 14 Tahun di Property.
ade_1872@yahoo.com
@ ade
iya bener bos. enggak salah.
saya setuju dengan Donald Trump. hanya menambahi saja.
December 27, 2008 at 2:30 am
ini baru namanya informasi, do’ain saya bro yg mau coba2 juga, thx masukannya
@ m hanafi
selamat mencoba… saya doakan sukses. bagi2 infonya ya…
January 2, 2009 at 4:48 am
mas aryo…gara gara blog nya sampeyan semalem aku gak bisa tidur jadi kepikiran berbisnis property..ceritanya gini mas..babe punya sepetok tanah 2000m2..di daerah tsb kira2 tanah sawah cuma tinggal 4 petok dengan 4 pemilik yang berbeda2..nah dilingkungan tsb udah ada 4 perumahan dengan 4 developer yang berbeda2 pula…
nah tanah babe udah di tawar ma developer cm 200rb/m tp blm dilepas…setelah baca belajar bisnis property dr tulisan mas aryo..sy jd berpikir mencoba dengan hal yang kecil 4 unit untuk menghindari tetek bengek perijinan…tp sy masih ragu dan takut memulainya…semalam sampe discuss ma babe juga..tapi dasar babe udah tua males kali mikir yang ribet ribet..masih keukeh pengen jual tanah mentah gitu…piye yo mas enak e…ujung2nya sebenarnya sy mo nawarin gimana klo kita kerjasama aja profit sharing bla bla bla…sy blank bisnis property nich..selama ini babe cuma beli rumah second…dijual profit ya segitu gitu aje…saya tunggu ya masukannya…
@ luluk mufidah
ketemuan aja dulu bu… saya tanggal 10 atau 11 januari ada di jakarta.
nomor kontak saya ada di email ya…
January 2, 2009 at 11:43 am
om, tukeran link nyok..
@ andre
ayuuuukkkkkk
January 3, 2009 at 5:07 pm
mas sy udah g ke jakarta lagi..udah g di pds sich he3x..mas aryo g ada acara ke jatim ta….sy udah check email gak ada tuch email dr mas aryo..
@ luluk mufidah
masuk ke spam kali ?
January 5, 2009 at 11:19 am
makasi ya pak… ilmunya kereeeeen
@ nisa
sekedar berbagi…
January 12, 2009 at 3:49 pm
saya di medan. lagi merancang tourism & property business. saya sudah gandeng beberapa rekan di bandung bekas arsitek istana group beberapa minggu lalu. saya sedang mencoba menghitung peluang, membuat action plan, dan go down business.
mungkin boleh keep in touch gitu dengan anda. siapa tahu bisa saling membantu. ok. thanks sebelumnya.
@ amos
tourism dan property yang seperti apa?
boleh diperjelas?
January 19, 2009 at 5:08 am
Mas Aryo, postingannya bagus-bagus dan menarik. Terima kasih. saya barusan nemu situs ini. Saya sebenarnya udah iseng2 bisnis properti ini beberapa tahun lalu, tapi dengan jual belinya. Nah… sekrang ini lagi mulai bisnis ini dengan menjadi developernya. Lagi cari investor juga barang kali ada yang bisa bekerjasama.
Thank u. mas..
@ safak muhammad
blog anda bagus juga mas… saya sempatkan berkunjung dan meninggalkan pesan…
ayo mas… bareng2 dikerjain
mumpung masih muda… masih kuat larinya…
February 12, 2009 at 2:43 am
Saya pemilik modal sedang mencari patner bisnis properti menengah ke atas di daerah bandung & jakarta
jika minat hub : 085221216789
@ Husein
ini nih yang dicari2…. kapan2 ketemuan…
March 15, 2009 at 5:41 pm
AssalamuAlaikum Wr Wb.
Semoga Mas Aryo selalu dalam limpahan rahmat Allah SWT, amin.
Terima kasih bnyk atas informasi dan pengetahuan yang sdh disampaikan oleh Mas Aryo.
Mas, sy bs minta tolong dibuatkan bagan alir cara kerja dalam bisnis properti ini?
Dimulai dr kegiatan apa yg hrs dikerjakan, kegiatan mana yg bs dikerjakan bersamaan dan atau hrs didahulukan?
Jg setiap kegiatan hrs menghasilkan apa (output apa saja)? misal klo kegiatan perizinan mencakup apa saja dan outputnya apa saja?
Mas, untuk silaturrahmi berikutnya, sy boleh minta nomor kontaknya ya.
Terima ksaih sblmnya, semoga rezeki Mas Aryo selalu dilapangkan dan dimudahkan Allah, amin.
@ nofiq
tunggu tanggal mainnya
March 20, 2009 at 11:42 pm
Usul juga,mas…arus kas dan pemasaran sudah dibahas, mungkin mas aryo bisa bahas bab manajemen (tim dan cara kerja), hukum (legal, kontrak dan bentuk entitas) dan produk (terutama produk yang segmented). Hehe…banyak ya mas, permintaanya? Suwun
@ valiyandono
tunggu giliran ya
lagi banyak muter nih
March 31, 2009 at 3:28 am
salam..
“saya skrg sedang dibebani oleh owner/bos utk memberikan sebuah ide promosi rumah kami yg berlokasi di Batam..
lumayan jauh tapi rumahnya OK menurut ku..
hanya 1 proyek ini masih bergerak agak lambat penjualannya..yg lain pada laku..
jadi kira2 ada strategi promosi apa lagi yg FRESH untuk menggaet perhatian konsumen??”
if itz posibble..hope to see ur REPLY ASAp.
thx
@ think
berbagi pengalaman saja ya
suatu waktu saya diserahi proyek oleh bos untuk mengelola. saya ajukan anggaran kurang lebih 200juta untuk promosi dan operasional selama 3 bulan. kami (saya dan tim) memasang billboard lumayan besar (6×3m) di lokasi strategis. menyebar 200 spanduk dan beriklan di koran propinsi dengan warna. wal hasil dalam 3 bulan, membukukan penjualan senilai kurang lebih 2,7 M dan mengenerate cash flow sebesar 1,6M. sedikit memang tapi sangat berlipat dari modal yang dikeluarkan. anggaran hanya terealisasi sekitar 180juta.
intinya untuk proyek yang memang sudah berat, dikuatkan di promosinya
semoga bermanfaat.
April 1, 2009 at 9:51 am
salam..
“saya skrg sedang dibebani oleh owner/bos utk memberikan sebuah ide promosi rumah kami yg berlokasi di Batam..
lumayan jauh tapi rumahnya OK menurut ku..
hanya 1 proyek ini masih bergerak agak lambat penjualannya..yg lain pada laku..
jadi kira2 ada strategi promosi apa lagi yg FRESH untuk menggaet perhatian konsumen??”
if itz posibble..hope to see ur REPLY ASAp.
thx
@ think
berbagi pengalaman saja ya
suatu waktu saya diserahi proyek oleh bos untuk mengelola. saya ajukan anggaran kurang lebih 200juta untuk promosi dan operasional selama 3 bulan. kami (saya dan tim) memasang billboard lumayan besar (6×3m) di lokasi strategis. menyebar 200 spanduk dan beriklan di koran propinsi dengan warna. wal hasil dalam 3 bulan, membukukan penjualan senilai kurang lebih 2,7 M dan mengenerate cash flow sebesar 1,6M. sedikit memang tapi sangat berlipat dari modal yang dikeluarkan. anggaran hanya terealisasi sekitar 180juta.
intinya untuk proyek yang memang sudah berat, dikuatkan di promosinya
semoga bermanfaat.
June 19, 2009 at 7:35 am
Mas Aryo makin mantap aja blognya euuy….
saya mau tanya ni, kebanyakan disini dibahas tentang rumah, tapi bener juga kata mas Aryo, panduan untuk menyulap tanah jadi perumahan mang ga ada ya?
jadi gini mas, saya ada sebidang tanah seluas 5457 m2 seharga 20 M,lokasi sangat2 strategis, pinggir jalan utama tangerang – selatan jakarta, status peruntukan untuk komersial, nah sekarang saya sedang mencari kontraktor/developer yang mau bekerjasama, krna saya ga mungkin tuk handle semua mulai dari perencanaan, pembangunan sampai penjualan.Ada yang mau?
disisi lain saya juga masih bimbang mau saya buat komersiil atau residensial, hati nurani c lebih pilih residensil, coz ada isu juga ga jauh dari lokasi saya akan dibangun hypermarket, jadi klo saya buat ruko atau perkantoran, agak berat klo bersaing dengan mereka, gmna mas aryo sarannya.
Ayo donk.. ada yang mau kerjasama ga. mas Aryo kita kerja sama d. potensinya besar lho. saya sayang bgt klo cuma jual tanah gitu aja.
hub saya di email/hp 021 99520632.
kirim denahnya ke saya
kirim copy sertifikatnya ke saya..
saya bantu deh
June 19, 2009 at 12:37 pm
Mas Aryo makin mantap aja blognya euuy….
saya mau tanya ni, kebanyakan disini dibahas tentang rumah, tapi bener juga kata mas Aryo, panduan untuk menyulap tanah jadi perumahan mang ga ada ya?
jadi gini mas, saya ada sebidang tanah seluas 5457 m2 seharga 20 M,lokasi sangat2 strategis, pinggir jalan utama tangerang – selatan jakarta, status peruntukan untuk komersial, nah sekarang saya sedang mencari kontraktor/developer yang mau bekerjasama, krna saya ga mungkin tuk handle semua mulai dari perencanaan, pembangunan sampai penjualan.Ada yang mau?
disisi lain saya juga masih bimbang mau saya buat komersiil atau residensial, hati nurani c lebih pilih residensil, coz ada isu juga ga jauh dari lokasi saya akan dibangun hypermarket, jadi klo saya buat ruko atau perkantoran, agak berat klo bersaing dengan mereka, gmna mas aryo sarannya.
Ayo donk.. ada yang mau kerjasama ga. mas Aryo kita kerja sama d. potensinya besar lho. saya sayang bgt klo cuma jual tanah gitu aja.
hub saya di email/hp 021 99520632.
July 16, 2009 at 11:44 pm
Mas,
Kalo untuk kavling tunggal…
1.untuk survei kompetitornya (sebagai pembanding) apakah diambil dari perumahan (saja)atau juga dengan rumah tunggal lainnya?
2.yang jadi pembanding dari segi tipe(luasan dan model),lokasi atau harganya? Atau semuanya?
Agak pusing, terlau banyak properti (yg sekelas dg segmen yg mau kita bidik) beredar di pasaran. Mohon sarannya, mas, terimakasih
1. manut… perumahan lebih baik. karena pasti harganya relatif lebih tinggi
2. semuanya mas…
October 20, 2009 at 8:21 pm
Mas Aryo,
Saya punya lahan 1000m2 di jambi.saya pemula dalam bisnis properti.lahan tsb ada dilokasi perumahan tapi bukan perumahan modern(dibangun 15thn yg lalu) rata2 rumah tipe 36&45.saya perkirakan tanah tsb bisa dibagi menjadi 10kavling. Saya masih blm paham cara pemasaran rumah di jambi, rencana akan saya bangun perumahan minimalis modern tipe 36. Yang mau sy tanyakan. Pertama, bagaimana trik pemasaran yg bagus untuk kondisi begini? kedua, apakah tanah yg terletak dalam perumahan sdh ada jaminan bakal cepat terjual?info tambahan: ada perumahan modern tipe 36/45 sekitar 1km dari tanah sy tsb. Terimakasih…mas.
nah itu dia…
pemasaran menurut saya tidak bisa distandarisasikan…. misalkan saja di cirebon dengan iklan di koran sudah cukup menarik minat… tapi di purwokerto ternyata tidak bisa…
pada prinsipnya adalah promosi digenjot… medianya dipertajam…. program promonya yang kontinyu….
pricing strategy juga penting untuk menarik konsumen di awal…
October 22, 2009 at 3:12 am
assalamu alaikum wr. wb.
mas aryo…
aku suka banget dengan blognya mas aryo…
mas aku punya tanah kurang lebih 4 Ha. lokasinya berada tepat di tengah kota… saat ini saya sedang mencari developer yang mau diajak kerjasama untuk membangun perumahan ditanah saya tersebut.
lokasinya terltak di Jalan Jenderal Sudirman Kotif Palopo. Mas…. lokasinya strategis banget, mau nggak mas aryo kerjasama dengan saya. di tanggung insya ALLAH kita akan untung. mas aku tinggal di Jakarta kapan2 kalo mas aryo kejakarta aku pengen ketemu untuk membicarakan proyek ini. ini No hpku mas 0813 833 88 300. mas minta no. telpnya dong biar aku bisa kontak langsung ke mas Aryo.
makasih banyak ya mas .. wassalam
tanggal 7 saya di bogor…. insya Allah isi kelas…. kontak saya saja… nomor saya ada di fesbuk
November 3, 2009 at 5:36 am
Mas Aryo Yth.
salam kenal.., ngomentarin sedikit ttg strategi bodoh 4 itu bukannya pendekatan strategi samudra merah (red ocean)? Pada saat semua produk jd mee to bukankah produk mjd komoditas yg mmg cuma bisa menang dengan perang harga. Ada strategi lain yg bisa keluar dari kerumunan nggak mas..? BTW tulisan2 anda sangat brilian. salam.
red ocean itu seperti apa? saya juga kurang paham…
saya praktisi di lapangan…
modal saya kecil
jadi mau tak mau jadi follower
dengan begitu, harga harus bersaing dengan kompetitor
kecuali kalo modal saya besar…
saya bisa jadi pioneer…
harga nomor 2…
November 8, 2009 at 12:10 am
tipsnya bagus banget..pas buat saya yang lagi mau belajar..thanks
tinggal beraksi mas… sekarang