Meng”akali” agar KPR 100% Disetujui

September 13, 2008

Kredit Pemilikan Rumah (KPR) sudah menjadi sesuatu yang lazim apabila kita berkeinginan membeli rumah. Apalagi teori Kiyosaky tentang “tidak dengan uang sendiri” begitu membius para peminat investasi baik pelaku bisnis maupun riil konsumen.

Benar, membeli rumah dengan KPR adalah menggunakan uang Bank. Justru dengan uang Bank tersebut, kadang kita sebagai calon pengguna KPR direpotkan dengan persyaratan administratif. Belum lagi prosedur lanjutannya.

Beberapa kasus yang terjadi adalah kemampuan pembayaran kembalinya tidak sesuai dengan harapan Bank pemberi KPR. Misal anda bekerja di sebuah perusahaan dengan gaji bulanan 1,5 juta, sedangkan istri anda berdagang makanan kecil di depan rumah dan jika dirata-rata per bulan menghasilkan 500rb. Cicilan KPRnya perkiraan sebesar 600ribuan. Secara riil sebenarnya anda mampu, namun secara administratif bank, kemungkinan besar anda akan ditolak atau diberikan kurang dari yang anda inginkan. Karena 1. penghasilan istri tidak dapat diverikasi. 2. penghasilan anda sendiri dianggap kurang untuk memenuhi pembayaran 600rb.

Dan masih banyak kasus lainnya yang pada intinya kemampuan membayar kembali sebenarnya ADA, namun tidak dapat diverifikasi oleh Bank.

Namun tak ada yang tak mungkin. Pasti anda mampu melalui semua proses dan KPR 100% disetujui. Kok bisa? Simak berikut ini:

KPR adalah sebuah sistem

Begini, KPR adalah salah satu instrumen pembiayaan oleh Bank. Di sana terdapat standar operasi dan prosedur yang cukup ketat. Fyi, perundang-undangan Indonesia terlengkap adalah mengenai lembaga keuangan. Mulai dari persyaratan administrasi yang harus lengkap, prosedur verifikasi administrasi, wawancara dengan nasabah, survey on the spot baik tempat kerja nasabah, tempat agunan, keputusan kredit, pengikatan kredit, semuanya detail!

KPR adalah sistem yang akan meminta anda untuk menyediakan syarat administrasi, menghitung kemampuan pembayaran anda dan memverifikasi data-data yang anda masukkan. Karena merupakan sistem, maka Anda di”judge” dengan data. Ini adalah kelemahan, karena data hanya bicara hitam di atas putih dan sangat mudah memanipulasinya.

Bermain dengan syarat administrasi; ini penting!

Berikut syarat administrasi KPR secara umum yang diminta oleh Bank pemberi KPR : Foto Copy KTP Suami + Istri, Foto Copy Kartu Keluarga & Surat Nikah, Rekening Tabungan 3 bulan terakhir, Pas Foto 3×4=2 Lembar ( Suami/Istri), SPT Pph 21 / NPWP ( Pribadi ), Foto Copy Slip Gaji  atau Surat Keterangan Penghasilan  Asli dari Perusahaan, Surat Keterangan Kerja Asli dari Perusahaan Tempat Bekerja.

Untuk Foto Copy KTP Suami + Istri, Foto Copy Kartu Keluarga & Surat Nikah, Pas Foto 3×4=2 Lembar ( Suami/Istri), SPT Pph 21 / NPWP ( Pribadi ), serahkan saja data yang sebenarnya. Jangan pakai KTP orang lain apalagi KTP istri orang lain. SPT 21 dapat diminta di bagian keuangan perusahaan atau anda buat saja NPWP di Kantor Pelayanan Pajak setempat, satu hari jadi tanpa biaya apapun. Data-data tersebut jangan dimanipulasi.

Foto Copy Slip Gaji  atau Surat Keterangan Penghasilan  Asli dari Perusahaan dan Surat Keterangan Kerja Asli dari Perusahaan Tempat Bekerja. Di sinilah salah satu tempat “bermain”. Seperti contoh kasus di atas. Untuk memenuhi cicilan 600ribu, maka minimal gaji yang anda terima adalah sebesar 1,8 juta (beberapa bank mensyaratkan penghasilan di atas 2 juta). Ok, taruhlah 2 juta. Maka lakukan “koordinasi” dengan bagian Keuangan di perusahaan anda untuk dapat mengeluarkan slip gaji atau Surat Keterangan Penghasilan yang menunjukkan bahwa anda memiliki gaji bulanan sebesar 2 juta per bulan.

Surat Keterangan Kerja Asli WAJIB menyebutkan kapan anda mulai bekerja. Karena bank mensyaratkan minimal sudah bekerja 2 tahun, maka kembali anda musti ber“koordinasi” dengan bagian Kepegawaian (HRD) atau siapapun yang berwenang di perusahaan anda untuk dapat mencantumkan angka 2 tahun dalam Surat Keterangan Kerja anda.

Bagaimana dengan rekening tabungan 3 bulan terakhir? Gaji anda hanya 1,5 juta. Padahal anda mengakunya 2 juta. Sehingga selama 3 bulan berturut-turut, rekening tabungan anda hanya diisi bulanan sebesar 1,5 juta. Ada 2 cara. Satu, karena hanya merupakan foto kopi, PINJAM kepada teman atau saudara yang memiliki rekening tabungan yang memuat gaji sebesar 2juta. Fotokopi transaksi 3 bulan terakhir, namun  keterangan pemilik buku rekening jangan mengunakan milik teman atau saudara anda. Bagian yang itu, yang terdapat nama, alamat dan nomor rekening, harus fotokopi milik anda sendiri.

Cara kedua adalah harus BERSABAR selama 3 bulan yakni dengan secara rutin setiap bulan mentransfer ke rekening anda sendiri sebesar 2 juta. Lakukan selama 3 bulan berturut-turut bahkan bisa lebih. Setelah rekening tabungan dirasa MANTAB, fotokopi lah! Cara ini lebih aman daripada cara pertama karena beberapa bank meminta rekening tabungan asli untuk mereka fotokopikan.

Siapkan berkas persyaratan KPR untuk bisa di-apply ke beberapa Bank. Sebaiknya tidak mengandalkan pada satu bank saja. Ini akan menaikkan posisi tawar anda kepada Bank.

Saatnya analisa dan verifikasi

Setelah data lengkap, Bank akan melakukan analisa dan verifikasi. Bank akan menganalisa awal data-data anda. Layak atau tidak untuk mendapatkan kredit. Verifikasi yang dilakukan antara lain memverifikasi dimana anda bekerja dan menanyakan siapakah anda di perusahaan anda tersebut, berapa gaji anda dan berapa lama anda bekerja di perusahaan. Inilah pentingnya “koordinasi” yang saya sebutkan di atas.

Kemudian bank akan memverifikasi rekening tabungan anda apakah sesuai dengan yang tertera dalam slip gaji dan keterangan orang kantor anda. Jika sudah klop, maka bank akan menilai properti yang akan anda beli. Wewenang bank dalam menilai properti yang akan anda beli adalah mutlak dan kadang susah untuk dilakukan negosiasi. Ini perlu sedikit diwaspadai.

Saran-saran lainnya

Jangan lakukan cara-cara di atas apabila target KPR jauh di atas batasan maksimal cicilan anda karena cara-cara di atas adalah cara yang sedikit nakal.

Jagalah nama baik anda dengan tidak telat membayar cicilan KPR karena dengan menjadi debitur Bank, kredibilitas anda akan mudah dibaca orang-orang perbankan. Dan jika nama anda terlanjur masuk dalam Daftar Hitam Bank Indonesia, akan sangat susah untuk membersihkannya.

Selamat mencoba!

Tags: , , , ,

30 Responses to “Meng”akali” agar KPR 100% Disetujui”

  1. krisna Says:

    Pak… setelah saya baca seperti nya judul nya kurang cocok jika disebut trik.

    Trik seharusnya sesuatu yang “positif”, trik anda lebih menjurus ke “menipu” dan manipulatif

    Tidak sesuatu yang bisa di refer sebagai trik yang bagus menurut saya

    @ krisna
    makasih pak krisna. judul saya rubah.
    sebenarnya pesan yang ingin saya sampaikan adalah berhati-hati apabila berkomitmen dengan Bank. mudah mengakalinya, tapi berat bila tidak mampu memenuhi kewajibannya.
    demikian pak krisna, semoga bermanfaat.
    terima kasih atas saran dan kritikannya.

  2. apollo Says:

    Wah bagus jg. Perlu dicoba tuh. Apalagi sekarang semua kredit bank lagi di naikkan. Apakah ada solusi yang bagus juga mas mengenai kenaikan kredit bank?

    @ apollo
    solusi sebagai developer – ada – yakni dengan memberikan subsidi bunga, sehingga konsumen tidak terbebani untuk sementara waktu…

    jangan dicoba kalau tidak terpaksa

  3. Zaka Says:

    Pak Aryo saya mau tanya misal gaji saya masuk ke bca 3 juta/bulan kreditnya kan bisa dapet angsurannya max 1jt perbulan
    nah utk syarat rek tabungan 3 bulan terakhir itu hanya dilihat masuk 3 juta selama 3 bulan apa dilihat jg pemakaiannya karena pasti gaji kan dipakai dan jika hanya sisa 500rb perbulan apakah kredit saya bisa di setujui?? Terima Kasih

    @ Zaka
    baiknya rekening endapan minimal sama dengan cicilan
    meski demikian, rekening endapan anda (500rb), juga bukan berarti anda tidak mampu mencicil sebesar 1juta. karena uang anda tidak harus ada di bank kan? bisa dalam bentuk tunai atau bisa jadi memang anda pindahkan ke rekening istri.
    tergantung dengan personal yang menganalisa kelayakan anda.
    saran saya, rekening endapan minima sama dengan rencana cicilan.
    thanks

  4. Ade Sutisna Says:

    Pak, menurut Bapak, kalau kita tidak mempunyai telpon rumah itu agak sulit yah untuk mengajukan kredit sperti mengajukan kartu kredit…saya sudah 3x mencoba mengajukan aplikasi kartu kredit, sebenarnya data2 yang saya berikan sudah lengkap, tapi tidak pernah disetujui. Apakah penyebabnya karena saya tidak memiliki No telp rumah?

    @ Ade Sutisna
    saya kira bukan masalah no tel rumah
    mungkin saat konfirmasi… data yang diserahkan tidak sesuai dengan saat konfirmasi…
    atau bisa karena sebab lainnya

  5. hendra Says:

    Menurut saya tips/triks yg disampaikan di atas sangat tidak tepat,karena hal tersebut adalah penipuan baik thd diri sendiri maupun pihak lain yg bs berbuntut masalah,krn menyelesaikan masalah dgn masalah.beberapa hal yg hrs disadari adalah,30% adalah kemampuan max,krn 70% adalah u/biaya hidup.beberapa ide;
    1.Pastikan bahwa cicilan anda tidak lebih dr 30%,krn itu kemampuan max yg ideal(kl ragu cb sisihkan gaji anda 30%,apakah bs??),jika bsn memang anda sdh siap.jika tidak cari rumah yg lbh kecil,sesuai dgn kemampuan anda.
    2.Joint account dgn istri,agar memperbesar nilai penghasilan
    3.Negosiasi dgn developer,biasanya developer akan bantu kita,minta perjanjian jika KPR ditolak Booking fee balik.sampaikan dgn jujur keinginan kita, developer pasti akan bantu push ke Bank kpr.
    4.Jika blm berhasil,bekerja lah lebih giat,tekun,cari peluang pekerjaan yg lbh baik.Beri target pd diri anda untuk memiliki rumah idaman anda,& berjuanglah.
    TIDAK ADA YG TIDAK MUNGKIN!!SELAMAT MENCOBA.

    @ hendra
    mohon baca ulang di saran-saran lainnya.

    Jangan lakukan cara-cara di atas apabila target KPR jauh di atas batasan maksimal cicilan anda karena cara-cara di atas adalah cara yang sedikit nakal.

    Jagalah nama baik anda dengan tidak telat membayar cicilan KPR karena dengan menjadi debitur Bank, kredibilitas anda akan mudah dibaca orang-orang perbankan. Dan jika nama anda terlanjur masuk dalam Daftar Hitam Bank Indonesia, akan sangat susah untuk membersihkannya.

    alasan mengapa saya menulis ini karena sering kali saya temukan konsumen yang sebenarnya mampu mencicil namun sayangnya penghasilannya tidak bisa dibuktikan dalam rekening tabungan alias proven.

    sebenarnya pesan yang ingin saya sampaikan adalah berhati-hati apabila berkomitmen dengan Bank.
    mudah mengakalinya, tapi berat bila tidak mampu memenuhi kewajibannya.

    anyway, tambahan yang Anda tuliskan, itu sebagai masukan buat pembaca lainnya.

  6. jeane Says:

    pak bagaimana jika tgl masuk uang penghasilan yg didapat tiap bulannya antara tgl 8 – 13 tidak tetap sejumlah 5 jt per bulan. Apakah bisa disetujui pihak bank dalam permohonan KPR. Sebelumnya masuk utk KPR (rencananya 1,6 jt per bln) sebelumnya saya sudah mencicil uang muka sebayak 8 bulan tiap bulan sejumlah 8 jt an dan 6 jt an ke pihak developer. Terima kasih bantuannya.

    @ jeane
    ehm….
    enaknya dirutinkan…
    kl bisa ditalangi dulu, yang penting rutin…

  7. aria k Says:

    pak sya mo tanya, kalo beli rumah second apa bisa di KPR juga?
    kalo bisa gmanana prosesnya / alur prosesnya?
    bank apa saja yang bisa KPR rumah second?
    trima kasih…..

    @ aria
    bisa
    hampir semua bank bisa…


  8. hati-hati dgn pemakaian kartu kredit
    kalo macet masuk daftar hitam BI
    susah acc kpr
    disuruh lunasi dulu tunggakan kartu kredit
    gara2 satu ini kpr blm juga di acc
    padahal uang muka sdh masuk
    sy biarin aja
    tp sampai kapan ya

    thanks infonya

    @ rudi dwi subagio
    makasih atas tambahannya
    benar.. hati2 dengan kartu kredit. nilainya tidak seberapa, tapi bisa menghambat pembelian rumah dengan KPR


  9. ulasannya diberikan kepada karyawan saja kalau untuk pengusaha gimana? seperti pedagang kaki lima seperti saya, kalau cash flow sebetulnya nggak kalah dengan usaha usaha besar lainnya saya pernah mengajukan dengan pembiayaan bank untuk pembelian KPR ternyata nggak dilirik sama sekali padahal kalau cuma nggangsur 2-3 juta perbulan insyaallah mampu

    @ budi bowoleksono
    bank pasti akan melihat apakah transaksi usaha Anda tercatat atau tidak. dan proven atau tidak. biasa dilihat dari mutasi rekening bank.
    kemudian apakah usaha Anda menetap di suatu tempat atau berpindah2
    ketiga, apakah usaha Anda adalah usaha yang rentan dengan resiko atau tidak…
    lebih lanjut, ngobrol di kantor aja bos

  10. yitno Says:

    halo pak.

    saya mo nanya mo kpr rumah bekas dengan harga 130jt dan dp 40jt apa bisa? kalo di cicil selama 15th kira2 brp cicilannya perbulan? dan cara ngurus kpr gmn ya pak?

    better tanya ke bank ajah…

  11. dudy Says:

    pak bos saya pengguna kartu kredit ga sedikit lagi tapi untuk penggunaan jual beli, tapi mengenai cicilan dan trek record saya selalu tepat waktu ga pernah nunggak, dalam hal kpr bank membaca tidak limit yang telah diberikan kepada saya melalui kartu kredit dan masih bisa ga kalo ambil kpr? mohon petunjuknya ya terimakasih banyak

    prinsipnya 1/3 penghasilan masih bisa untuk mencicil. misal penghasilan 5juta, karena ada cicilan kartu kredit 500rb/bulan, maka 1/3 penghasilan dikurangi 500rb… hasilnya untuk cicilan KPR…

  12. Anto Says:

    Pak, saya mulai belajar property dan pastinya ada harapan bisa dapat KPR. Masalahnya, … bbrp tahun lalu perusahaan tempat saya kerja pailit dan sy PHK tanpa dapat pesangon sedang sy punya bbrp KK. Lalu sy mulai usaha sendiri hanya modal nekat, belum ada hasil yang baik. Pembayaran KK yg biasanya lancar langsung macet. Sampe skrg dah jalan sktr 3 tahun. Ga ada tagihan lg, sih … tp khan dah masuk black list BI.
    Gmn caranya bersihkan diri dr blacklist dan bisa ngajukan KPR? Kondisi saat ini u nyicil KK yg macet msh sangat berat. Thanks alot

    fyuh.. bersih dari black list ya? ganti KTP ama NPWP… kayaknya itu lebih cepet…
    atau nunggu bank-nya dilikuidasi…
    hehehe…. bercanda….
    agak susah, karena BI CHecking berlaku mundur lebih dari 3 tahun…

  13. Anto Says:

    Makasih, boss. Tapi tetap ada jalan keluar, khan? Sy yakin kalo terus ngumpul di jalur ini pasti nemuin solusi, entah gimana… Sekali lagi suwuuun banget atas tempat yang telah disediakan. …dan bagilah ilmu maka ilmumu akan semakin luas… amiin.

    Boss, sy dapat tanah ukuran 10 x 18 m di perkotaan dg harga miring. Smtr ga pegang fulus, tp sdg sy olah untuk bisa sy jual lg dlm bentuk rumah, belajar ngembangin 1 rumah dululah. Jika dlm pendanaan bikin rumah itu pake KPR apa bisa atas nama pembeli?
    BTW … smg cerita di atas sukses. Sy dpt margin yg baik lalu sy lunasin KK yg tlh lampau. Apa yg harus sy lakukan agar sy segera bebas dr blacklist BI? Dan jk sy blacklist apa istri jg ikutan blacklist? maklum orang awam, lugu, katrok … tp gara-gara tersesat di rumah njenengan ini sy jd penuh semangat n yakin dengan ilmu2 yg praktis.

    kalau cuma 1 unit kayaknya susah deh
    apalagi perbankan masih belum mengendorkan kebijakannya
    sebenarnya bisa dengan KPR INDEN, tapi memang lagi ditahan oleh BANK
    baiknya gunakan Uang Muka Konsumen yang besar. misal 30%
    uang itu bisa untuk bangun rumah.

    kalau suami black list, istri BISA ikutan blacklist, tergantung oleh keberanian bank mngambil resiko…

    semoga bermanfaat.

  14. bangs Says:

    Mas aryo, mau tanya nih, misal ada rumah dengan harga pasar 150 jt (menurut appraisal) trus kita bisa nego seharga 100 jt. Bisa gak kita minta KPR ke bank senilai 150 jt?? Lumayan buat renov….

    bisa…
    kenapa tidak?

  15. burhan Says:

    apa cara diatas juga bisa untuk kepemilikan gudang?

    bisa…

  16. ika Says:

    Dear mas aryo…
    Penghasilan saya setahun ini lumayan besaraa, bahkan sdh menjadi nasabah prioritas salah satu bank swasta terbesar.
    Masalahnya pekerjaan saya masuknya MLM, jd ditolak gitu!

    Trus bisa ga ngajuin kredit a/n istri tanpa mlihat track record suami?
    TQ b4 mas…

    sudah saya balas lewat fesbuk ya….

  17. Linda Says:

    Pak,
    saya salah satu nasabah yang bermasalah dengan KK & KTA macet. Sbnrnya semua KK & KTA itu dipake buat biaya pengobatan.
    Apakah ada keringanan dari bank kalau menunjukkan bukti kemana pemakaian KK & KTA itu ?.
    Kalau saya black list, apakah adik atau suami saya juga akan ikut di black list juga kalau mengajukan KPR ?.

    kayaknya gak bisa
    tapi silahkan dicoba
    untuk black list, yang kena Anda… hanya saja itu bisa menghambat suami dalam mengajukan kredit
    menghambat karena tidak semua bank ketat dalam hal hubungan ini.
    ada yang menyatakan tidak boleh, ada yang berani juga
    jadi pinter2 cari bank aja…

  18. bagus BAE Says:

    dear pak aryo…
    problem saya seperti pertanyaan ibu ika.. saya masih 20 tahun namun alhamdulilah saya ada penghasln dari MLM rata2 9-12jt/bln..
    sy pengen bgt punya rmh sendiri n belajar bisnis property perlahan..
    ada saran terbaik untuk memiliki rumah harga 150-200jt bgmn pak?
    mohon balas via email

    ato fesbuk hovangelita@yahoo.com

    terima kasih. mhn pnjlasanya pak..

    harus diakalin tuh
    karena MLM sepertinya masih belum jadi lirikan bank
    cara mengakali : menyamar jadi karyawan di perusahaan teman atau saudara dengan penghasilan sebesar penghasilan sekarang.
    hehehe… agak nakal ya…

  19. aditya Says:

    syarat fotocopy tabungan 3 bln terakhir fungsinya apa ya? apakah bank ingin melihat saldo tabungan kita (klo besar di acc klo kecil di tolak) atau cuma mengecek ada gak transaksi pd 3bln terakhir? soalnya saya inggin ambil kpr sedangkan gaji tdk lewat tranfer bank dan isi tabungan sedikit.. apakah kira2 bank kasih acc?? thx

    bukan besar kecilnya… tapi kontinuitas debet kreditnya…. juga dicocokan dengan slip gaji / pemasukan bulanan Anda

  20. misnosujono Says:

    cara laen ada gak mas? kalo kerjanya jual gorengan kan gak ada slip gajinya mas, gimana ya?

    kalau jual gorengannya bisa ditempat yang menetap… bisa menjadi pertimbangan bank
    anda dianggap sebagai wiraswasta atau pengusaha…
    tidak pake slip gaji tapi perputaran usaha anda yang ada…
    dicoba aja…

  21. budi Says:

    Dear Mas Aryo,

    saya salah satu nasabah KK yg bermasalah ( 1 bank saja)tetapi saya ingin mengajukan KPR bersubsidi, bagaimana caranya agar KPR saya dapat disetujui. Thx


    memang itu bisa jadi kendala
    tapi saya tidak mau memvonis… lebih baik di coba dulu…

  22. RICKY Says:

    ” Bagaimana dengan rekening tabungan 3 bulan terakhir? Gaji anda hanya 1,5 juta. Padahal anda mengakunya 2 juta. Sehingga selama 3 bulan berturut-turut, rekening tabungan anda hanya diisi bulanan sebesar 1,5 juta. Ada 2 cara. Satu, karena hanya merupakan foto kopi, PINJAM kepada teman atau saudara yang memiliki rekening tabungan yang memuat gaji sebesar 2juta. Fotokopi transaksi 3 bulan terakhir, namun keterangan pemilik buku rekening jangan mengunakan milik teman atau saudara anda. Bagian yang itu, yang terdapat nama, alamat dan nomor rekening, harus fotokopi milik anda sendiri. ”

    Salam kenal n Salam sukses Pak Aryo

    Menarik sekali bahasan mengenai KPR ini, saya hendak mengajukan KPR ada sedikit yg saya mau tanyakan mengenai pinjam copy rekening saudara atau teman kita.

    Bila kita mengajukan KPR dengan nilai yg tinggi Sudah pasti pihak bank mengecek Buku Tabungan yg asli dan apakah juga bank pemberi kpr akan kroscek ke bank account kita .

    Jadi kalau kita pinjam copy tabungan saudara / teman kalau Bank pemberi Kpr melakukan kroscek akan diketahui nilai tabungan kita yg sebenarnya / bahwa rekening kita palsu.

    Mohon balas lewat email or FB.

    Terimakasih atas ilmunya.

    yup…
    karena praktek semacam ini semakin banyak dilakukan oleh para “pembobol”
    lama-lama bank tau juga.. akhirnya bank tabungan asli diminta.
    itupun setau saya baru beberapa bank… tidak semua bank

  23. debuterbang Says:

    mas, mau nanya. kalau cicilan bulanan sebesar 2.5 juta. kira2 gajinya harus berapa biar disetujui bank?

    tiga kali cicilan mas…

  24. dougman Says:

    mas, klo saya ada masalah dengan KK. bisa ga istri saya ngajuin KPR….recommend Bank nya dong yang mungkin bisa.

    sudah saya jawab di email ya…

  25. Dodi mulyadi Says:

    Pa sy mau mengajukan kpr di bank riau,tapi sebelumnya sy punya masalah dg cc. di jakarta .ktp sy sudah ganti.kemungkinan di acc atau ditolak.kl ditolak solusi lainnya ada g supaya di acc

    udah coba bank mana saja?
    coba minim 3 bank
    pasti ada perbedaan perlakuan…


  26. Ehm..boleh saya tambahkan sedikit ya?

    Ada satu hal lagi yang dilihat oleh bank selain rekening tabungan 3 bulan terakhir. yaitu….REKENING TABUNGAN PENJARA..
    Apa itu? Justru hal inilah yang akan meyakinkan bank untuk meloloskan kredit anda. saya telah berkali-kali membuktikannya.
    Silahkan baca cara maupun artikelnya di http://www.JamesPropertyInvestor.com

    James

    yuk….

  27. made Says:

    mas,saya prnh terkena kasus kk yg kira2 th 2007 namun yang memakai bkn saya alias orng lain, stlh itu bnyk bank yg brsngktan menelp saya dan menagih saya, brhubung saya tidak merasa memakai jd saya tidak pernah saya tanggapi.. namun akhirnya lama2 bank itu tidak menagih lagi..
    dari hasil kasus saya apakah nama saya sudah di blacklist bank indonesia??
    apakah dari kasus diatas saya bisa mengambil kpr??
    mohon jawabannya ya mas.. di kirim di email jg gapa..
    makasih mas sebelumnya…

    tau tidaknya kita masuk black list (sebenarnya bukan black list sih…. tapi ada yang namanya collect 1, collect 2, collect 3 dst dan ada syarat2 tertentu) bisa kita ketahui dengan BI checking… dan itu wewenang bank…

  28. billah Says:

    Mas, saya pemegang KK/KTA yang bermasalah saat ini saya dan suami ingin membeli rumah dan rencana mau mengajukan KPR. Kalo suami yang ajukan KPR dan saya mengaku sebagai ibu rumah tangga gimana ya mas…. Atau ganti KTP tapi tanggal lahir masih sama hanya tempat tinggal yang berbeda gimana solusinya mohon email … Thank’s

    sudah balas lewat email kan ya?

  29. Sofini Says:

    Mas, mau nanya..Penghasilan saya 4jt/bulan. Lalu mau rencana KPR dengan cicilan tiap bulannya 4jt/bulan, pembayarannya disubsidi 3jt oleh orang tua dan 1jt oleh saya. Apa itu bisa diterima oleh pihak bank? Karena rumah itu rencananya akan ditinggali bersama orang tua, tapi surat2 rumah akan menggunakan nama saya.

    sepertinya tidak bisa…
    cicilan maksimal sepertiga gaji

  30. nanang Says:

    mas aku ada masalah dengan KTA dan kartu kredit, mau ngajukan KPR dengan ganti nama atau npwp dimungkinkan lolos ndak?

    misal namaku nanang yuniar atmojo saya ganti dengan nanang atmojo atau yuniar atmojo aja? dengan tgl lahir juga takrubah.sedikit mengakali bank nich.mohon infonya via emailku

    baiknya jangan begitu mas
    diselesaikan saja kartu kreditnya


Leave a Reply